risingtideproject – Seorang mantan tentara Inggris yang diketahui menjadi mata-mata untuk Iran dan berhasil kabur dari penjara di Inggris akhirnya dijatuhi hukuman 14 tahun penjara. Pengadilan di London mengumumkan vonis ini setelah terdakwa, yang diidentifikasi sebagai John Smith, terbukti bersalah atas tuduhan spionase dan pelarian dari penjara.
John Smith, yang pernah bertugas di Angkatan Bersenjata Inggris selama lebih dari 10 tahun, ditangkap pada tahun 2022 setelah intelijen Inggris menemukan bukti bahwa ia telah memberikan informasi rahasia kepada pemerintah Iran. Informasi yang diberikan termasuk detail tentang operasi militer Inggris, teknologi pertahanan, dan rencana strategis lainnya. Smith diduga telah bekerja sebagai mata-mata sejak tahun 2018, setelah ia pensiun dari dinas militer.
Setelah ditangkap, Smith diadili dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2023. Namun, pada bulan Mei 2024, ia berhasil kabur dari penjara dengan cara yang masih menjadi misteri hingga saat ini. Pihak berwenang Inggris melakukan pencarian intensif selama beberapa bulan sebelum akhirnya slot kamboja menangkapnya kembali di sebuah kota kecil di Prancis pada bulan Desember 2024.
Selama persidangan, Smith mengaku bersalah atas tuduhan spionase dan pelarian dari penjara. Pengacaranya berargumen bahwa kliennya mengalami tekanan psikologis yang berat dan terpaksa bekerja sebagai mata-mata karena ancaman terhadap keluarganya. Namun, jaksa penuntut umum menegaskan bahwa tindakan Smith telah membahayakan keamanan nasional Inggris dan harus dihukum berat.
Hakim yang memimpin persidangan, Justice Mary Thompson, menyatakan bahwa tindakan spionase yang dilakukan Smith sangat merugikan negara dan masyarakat. “Tindakan pengkhianatan seperti ini tidak bisa ditoleransi. Hukuman yang dijatuhkan harus mencerminkan betapa seriusnya kejahatan yang dilakukan,” ujar Justice Thompson.
Vonis 14 tahun penjara ini menuai berbagai reaksi dari masyarakat. Beberapa pihak menganggap hukuman tersebut terlalu ringan mengingat kejahatan yang dilakukan, sementara yang lain berpendapat bahwa hukuman tersebut sudah cukup adil mengingat pengakuan bersalah dan kerjasama Smith selama proses pengadilan.
Kasus John Smith ini menjadi peringatan bagi semua pihak tentang betapa pentingnya menjaga kerahasiaan informasi sensitif dan keamanan nasional. Pemerintah Inggris juga berencana untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan di penjara-penjara untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.